Temu Lapang dalam rangka Panen Raya Padi Unggul Hibrida P05 Musim Tanam 2017/2018 digelar di Kelompok Tani Karya Makmur Dusun Pondok Jaya Desa Sukosari Kecamatan Jatiroto, pada Rabu(4/4/2018). Acara diawali dengan panen padi, dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Jajaran Dinas Perikanan, Danramil Jatiroto, Jajaran Polsek Jatiroto, Jajaran Kecamatan Jatiroto, Kepala Desa Sukosari, PPL, Gapoktan-seluruh Poktan di Jatiroto serta Perwakilan Perusahaan Pupuk PT. DGW Indonesia dan para warga setempat yang hadir.?
Dalam sambutannya ketua Gapoktan Jatiroto, Kusman mengungkapkan kami ada 36 kelompok tani dan 6 Hippa berkomitmen untuk menjadikan Jatiroto sebagai stock, lumbung pangan untuk Kabupaten Lumajang. Dalam, panen raya ini kami laporkan hasil real rata-rata panen 11,6 ton/ha. Maka dari itu, Kusman "berharap agar Dinas Pertanian bisa memberikan serta memfasilitasi Gapoktan kami, karena melalui teknologi yang tepat maka hasil panen dapat dan terus meningkat sehingga petani akan lebih sejahtera". harapnya
Kepala Dinas Pertanian, Ir. Imam Suryadi MSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada kelompok tani Karya Makmur dan para petani semua yang telah mengelola padi dengan sangat baik."Jadi kita bisa lihat bersama hari ini Alhamdulillah kita memasuki panen raya yang kita nanti-nanti, kita lihat tadi dengan keliling pematang sawah untuk menyaksikan serta lebih meyakinkan, bahwa kita saat ini sudah masuk masa panen raya".
Lebih lanjut, suksesnya panen raya ini semua hasil kerja bersama, baik dari rekan-rekan Babinsa, PPL dan petani semua, jika kita semua bersatu dan serius dalam bekerja maka cita-cita untuk swasembada pangan akan bisa cepat terwujud". Tuturnya
Kepala Dinas Perikanan yang diwakili oleh Joko Sulistiyono, S.Pi Kasi Produksi dan Usaha Perikanan menjelaskan serta mensosialisasikan tentang mina padi, yang banyak memberikan keuntungan lain dari mina padi. Petani tidak akan mengalami banyak kerugian jika sawahnya mengalami gagal panen, karena petani masih mendapatkan manfaat dari hasil budidaya ikan. "Selain keuntungan ganda yang didapat dari lahan mina padi, harga jual padinya pun lebih mahal dibandingkan dengan padi biasa, karena bebas pupuk kimia yang biasa kita kenal dengan beras organik". Imbuhnya
Dalam sambutannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Paiman mengungkapkan panen raya padi hibrida ini, untuk mendukung ketahanan pangan Lumajang. Pertanian. "Pangan Lumajang untuk Indonesia" merupakan komitmen kita semua. Lumbung pangan tingkat warga saat ini kita inisiasi dan bangun baik pangan nabati maupun hewani, kami bertanggung jawab sepenuhnya jika ada warga yang kekurangan pangan di Kabupaten Lumajang. Sinergitas antar instansi meliputi Dinas Pertanian, TNI-AD, BULOG terus kami jalin untuk mensukseskan program serap gabah petani (SERGAP). Pungkasnya