Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Pertanian melaksanakan Rembug Konsolidasi dengan Poktan/Gapoktan se-Kecamatan Pronojiwo, bertempat di UPT Pertanian Pronojiwo, Rabu (7/03/2018). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang yang diwakili Kabid Penyuluhan dan Informasi Pertanian, Sekretaris KTNA Kabupaten Lumajang, Para Penyuluh Pertanian dan Gapoktan/Poktan seluruh wilayah Pronojiwo.
Dalam sambutannya, Koordinator BPP Pronojiwo Sutoto SP, MMA menyatakan bahwa “Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian terus mendorong dan mendampingi petani terciptanya pertanian yang maju dan berkelanjutan, dengan memberikan bantuan benih atau bibit serta alat-alat mesin pertanian (Alsintan) dengan pembagian serta penyerapan harus merata, berkeadilan dan sesuai dengan komoditasnya apakah itu sektor Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan maupun Peternakan.
Selain itu, kami juga melaksanakan program-program peningkatan profesionalisme petani”. Lebih lanjut Sutoto menjelaskan sebelum Gapoktan atau Poktan lahir awalnya KTNA lah yang ada namun dalam perjalanannya sampai saat ini KTNA mati suri dan mulai saat ini KTNA kita uri-uri dan hidupkan kembali dengan diawali pemilihan kepengurusan KTNA tingkat Kecamatan. Ungkapnya
Senada dengan itu, Kabid Penyuluhan dan Informasi Pertanian, Ir. Annur Farid dalam sambutannya mengatakan kegiatan konsolidasi KTNA ini untuk memilih kepengurusan KTNA tingkat Kecamatan dalam rangka memperkuat sistem ketahanan pangan.
Keberadaan dan eksistensi KTNA di tingkat Provinsi dan Kabupaten sampai tingkat Kecamatan akan mampu menjadi nilai tambah bagi Pemerintah Daerah, melalui peran sebagai penyuluh swadaya untuk bersama-sama penyuluh Dinas Pertanian mensukseskan pembangunan pertanian menuju swasembada pangan berkelanjutan yang bermuara pada peningkatan daya saing dan kesejahteraan petani, maka dari itu kami berharap pilihlah kepengurusan KTNA yang aktif, berkompeten dan memiliki komitmen dalam menjalankan tugas dan kewajibannya". Imbuhnya
Lebih lanjut, Annur Farid menuturkan KTNA dapat menjadi sarana konsolidasi pengembangan diri, saling berkomunikasi dan tukar informasi sehingga terjalin kemitraan sekaligus promosi hasil pertanian dan perikanan dari, oleh, untuk pelaku utama serta pelaku usaha yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan. Selain itu diharapkan dapat memberikan manfaat dan sekaligus sebagai penanda peran serta dukungan petani dan nelayan dalam rangka peningkatan pembangunan pertanian dan perikanan. Pungkasnya
Sementara itu, Sekretaris KTNA Kabupaten Lumajang menjelaskan kegiatan rembug ini sebagai sarana konsolidasi organisasi KTNA di tingkat Kecamatan untuk menyerap aspirasi dan usulan petani dengan terpilihnya kepengurusan KTNA Kecamatan meliputi Ketua Harian, Sekretaris, Bendahara serta Bidang-bidang yang ada, dengan maksud dan tujuan untuk membangun sinergi antara penyuluh Poktan, Gapoktan dan KTNA dalam upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Adapun didapat dari kesepakatan dan musyawarah bersama untuk kepengurusan formatur KTNA Kecamatan Pronojiwo masa bakti 2018-2023, sebagai berikut;
Ketua Harian: Nurul Huda
Sekretaris: Hermanto
Bendahara: Abdul Haris
Bidang Organisasi dan Kaderisasi: Zubaedi
Bidang Agribisnis dan Agroindustri: Tumiran
Bidang Investasi dan Pemodalan: Ali Suratman
Bidang Humas: Sukardi
Bidang Hukum: Tukadi
Bidang Kehutanan: Sugianto
Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura: Samarno
Bidang Kelautan dan Perikanan: H.Rifai
Bidang Peternakan: Matjuuri
Wanita Tani: Safaudin
Pengukuhan Kepengurusan Formatur KTNA Kecamatan Pronojiwo diharapkan bisa mensukseskan program Pemerintah.