Sejak dicanangkan Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) pada tahun 2016, kini Panen Pedet (anakan sapi) di Kabupaten Lumajang mulai bisa dirasakan oleh masyarakat. Terhitung sejak tanggal 1 Januari-31 Desember 2017 sudah ada pedet lahir sebanyak 46.357.
“Terima kasih kepada Pasukan Ungu yang tidak berhenti memberikan bimbingan kepada peternak, peternak kita menjadi luar biasa, Alhamdulillah tahun 2017 kemarin sudah ada 46 ribu lebih pedet kita panen,” ungkap Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag saat memberikan sambutannya pada Gebyar Panen Pedet yang dilaksanakan di UPT BPP Kunir, Kamis (25/01/2018).
Pemerintah memang sedang gencar meningkatkan populasi sapi secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri. Melalui panen pedet ini diharapkan program Swasembada Daging 2026 dapat tercapai. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melalui Upsus Siwab tersebut.
“Menyiapkan daging untuk Jawa timur, untuk Indonesia, Insya Allah kita sudah menyumbang berton-ton daging, saya meminta peternak meningkatkan profesionalisme, jangan malu menjadi peternak, lingkungan kita jaga dengan baik, kalau tanah kita subur, kebunnya bagus, peternakannya bagus, Lumajang akan semakin sejahtera,” ujar Bupati.
Gebyar Panen Pedet ini juga dihadiri Wakil Direktur/Kasub Direktorat Perbibitan Produksi Ternak Ditjen PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kementan RI, drh. Boethdy Angkasa, M.Si, Kepala UPT Inseminasi Buatan Disperta Provinsi Jawa Timur, Dr. drh. Iswahyudi, MP dan juga Kepala Baperwil V Jember, R. Tjahjo Widodo.
drh. Boethdy Angkasa, M.Si yang mewakili Kementerian Pertanian mengaku bangga dengan semangat dan capaian yang telah dicapai oleh Kabupaten Lumajang melalui Pasukan Ungu sebagai garda terdepan. “Hasil pencapaian Upsus Siwab tahun 2017 kemarin, saya senang semangat Bupati beserta kawan-kawan Dinas Pertanian yang ada disini, mudah-mudahan ini mampu menjadi dorongan untuk peningkatan populasi sapi secara nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Paiman mengatakan untuk menggenjot populasi sapi tersebut dirinya beserta Pasukan Ungu gencar memberikan pendampingan kepada peternak. Tahun ini, Ir. Paiman mengaku mendapatkan target Inseminasi Buatan 74 ribu lebih. Dari target tersebut dirinya meyakini sanggup melampui target tersebut. “Kami punya Pasukan Ungu dan IRC atau Inseminator Reaksi Cepat. Kami berkomitmen melayani peternakan di Lumajang ini,” ujarnya.