DURIAN KEMBANG LAMAJANG, BANYAK DIBURU OLEH PARA PECINTA DURIAN

Beragam varietas durian lokal khas Kabupaten Lumajang dipamerkan dalam event Serbu Durian, di SUB Terminal Agribis (STA), Pasar Agropolitan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (29/2/2020).

Selain festival durian, Serbu Durian yang menjadi salah satu event dalam Kalender Event Tahunan Kabupaten Lumajang 2020 itu, juga menyajikan 1000 durian gratis yang bisa dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat yang berkunjung.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Paiman mengungkapkan, Produk Durian Lumajang telah mencapai 3.923 ton per tahun atau sekitar 1,42 persen dari total produksi durian Jawa Timur.

Ia menjelaskan, Lumajang, memiliki berbagai jenis varietas durian lokal diantaranya, Durian Kukus (rasa sedikit asin), Durian Bungkik (tekstur tebal, keset dan manis), Durian Santri (tebal dan lembut), dan Durian Senja Pelangi (daging tebal, kuning, rasa sedikit pahit).

Namun, saat ini ada dua jenis durian Lumajang yang sedang digandrungi, yakni Durian Kembang Lamajang dan Durian Gencono. Ke dua jenis varietas tersebut sudah diusulkan untuk Pelepasan Varietas Tanaman Lokal.

"Iya, Januari kemarin Durian Kembang dan Durian Gencono ini sudah di usulkan oleh bapak bupati kepada kementrian pertanian, dan sekarang masih menunggu, karena Kementrian Pertanian masih melakukan proses," kata Paiman saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

Sampai saat ini, salah satu durian yang populer dan banyak diburu oleh para pecinta durian yaitu Durian Kembang. Durian itu telah menjadi durian khas andalan Kabupaten Lumajang. "Durian ini memiliki cita rasa yang khas serta ciri adanya kembang di dalam buahnya," ucapnya.

Memiliki keunikan di dalam buahnya, Durian Kembang Lamajang, dikabarkan tergolong masih terbatas di Wilayah Lumajang.

Paiman mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mengembangkan Durian Kembang Lamajang, khusus di tiga kecamatan yang telah di ketemukan. "Durian kembang sangat terbatas, prinsipnya bagaimana durian kembang ini bisa dikembangkan," harapnya. (kominfo-lmj/ard)