Lumajang — Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang mendampingi Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) dalam kunjungan lapangan di wilayah Yosowilangun, Senin (20/4).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung kegiatan panen dan tanam padi sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian di daerah. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau proses panen padi menggunakan mesin combine harvester di lahan milik petani setempat.
Kepala DKPP menyampaikan bahwa pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern seperti combine harvester memberikan dampak positif terhadap efisiensi panen. Selain mempercepat proses, penggunaan alat ini juga dinilai mampu mengurangi kehilangan hasil panen.
“Penggunaan teknologi pertanian menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya di sela kegiatan.
Usai meninjau panen, rombongan melanjutkan kegiatan dengan melihat langsung proses tanam padi di lokasi lain di kawasan yang sama. Penanaman dilakukan oleh kelompok tani secara serentak sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan produksi.
Sementara itu, Kepala BBPOPT menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) selama musim tanam berlangsung. Ia mengimbau petani dan petugas lapangan untuk rutin melakukan pemantauan agar gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dorongan kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang.