Lumajang, 13 April 2026 — Pemerintah melaksanakan kegiatan dropping bantuan benih padi varietas Inpari Nutri Zinc pada Senin (13/4/2026) sebagai bagian dari program Pengembangan Kawasan Padi Biofortifikasi yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Distribusi bantuan dilakukan di dua kecamatan, yakni Sukodono dan Rowokangkung, dengan total bantuan mencapai 8,3 ton benih padi untuk luasan lahan sekitar 335 hektare. Di Kecamatan Sukodono, bantuan disalurkan kepada 14 kelompok tani (poktan) dengan total volume 5.500 kilogram. Sementara di Kecamatan Rowokangkung, bantuan diberikan kepada 4 kelompok tani dengan total volume 2.875 kilogram.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Arif Budiman, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas produksi padi sekaligus kandungan gizi masyarakat.
“Kegiatan padi biofortifikasi ini bertujuan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperbaiki kualitas gizi melalui varietas Inpari Nutri Zinc yang kaya kandungan zinc. Dengan total bantuan 8,3 ton untuk 335 hektare, kami berharap hasil panen petani semakin optimal dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat,” ujar Arif.
Benih yang didistribusikan dalam kegiatan ini disediakan oleh CV Harapan Tani Jember. Program ini diharapkan mampu mendorong pengembangan kawasan padi yang lebih unggul dan bernutrisi di Kabupaten Lumajang.
Para petani penerima bantuan menyambut baik kegiatan ini dan berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut guna meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan mereka.