Lumajang, 9 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengoptimalkan pelayanan inseminasi buatan (IB) pada sapi sebagai upaya meningkatkan produktivitas ternak dan kesejahteraan peternak. Program ini menjadi salah satu strategi dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan populasi sapi di daerah.
Pelayanan inseminasi buatan dilakukan oleh petugas teknis yang tersebar di berbagai kecamatan. Mereka memberikan layanan langsung kepada peternak, mulai dari pemeriksaan kondisi reproduksi sapi hingga pelaksanaan inseminasi menggunakan semen beku berkualitas.
Petugas IB wilayah Kecamatan Sumbersuko, Abdul Mujib, mengatakan bahwa keberhasilan program inseminasi buatan sangat bergantung pada ketepatan waktu pelaksanaan dan kerja sama dengan peternak. “Kunci keberhasilan IB itu ada pada deteksi birahi. Kalau peternak cepat melapor, peluang keberhasilan kebuntingan bisa lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan kepada peternak agar lebih memahami tanda-tanda birahi pada sapi. “Kami rutin memberikan edukasi supaya peternak bisa mengenali ciri-ciri sapi siap IB, sehingga pelayanan bisa dilakukan secara optimal,” tambahnya.
Selain pelayanan teknis, peternak juga mendapatkan edukasi terkait manajemen reproduksi, seperti deteksi birahi dan perawatan pasca-inseminasi. Hal ini penting untuk meningkatkan tingkat keberhasilan kebuntingan.
Data Dinas terkait menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan di Kabupaten Lumajang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini tidak lepas dari peran aktif petugas lapangan dan partisipasi peternak dalam mengikuti program tersebut.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti keterbatasan jumlah petugas, kondisi geografis, serta kurangnya pemahaman sebagian peternak terkait waktu yang tepat untuk pelaksanaan IB.
Untuk itu, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penambahan tenaga teknis, pelatihan bagi peternak, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Dengan optimalisasi pelayanan inseminasi buatan, diharapkan populasi dan kualitas sapi di Kabupaten Lumajang semakin meningkat, sehingga mampu mendukung kebutuhan daging nasional sekaligus meningkatkan pendapatan peternak lokal.