SLGHP Bawang Merah di Kecamatan Kunir Tunjukkan Hasil Positif, Perkuat Kapasitas Petani

Lumajang – Kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Hama Terpadu (SLGHP) Bawang Merah di Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Melalui proses pembelajaran di lapangan, para petani berhasil menerapkan teknologi budidaya dan pengendalian hama secara terpadu sehingga tanaman bawang merah tumbuh sehat, seragam, dan berkembang dengan baik.

Program SLGHP menjadi sarana bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola budidaya bawang merah secara efektif dan ramah lingkungan. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pendampingan mengenai teknik budidaya, pengamatan agroekosistem, pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu, serta penerapan praktik budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan.

Penerapan materi yang diperoleh selama sekolah lapang terlihat dari kondisi pertanaman di lokasi kegiatan. Tanaman bawang merah menunjukkan pertumbuhan yang optimal dengan tingkat keseragaman yang baik, mencerminkan keberhasilan petani dalam mengaplikasikan teknologi budidaya yang telah dipelajari.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan SLGHP juga menjadi wadah bagi petani untuk saling belajar, berdiskusi, dan bertukar pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan budidaya. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian petani dalam mengambil keputusan berdasarkan kondisi di lapangan.

Penyuluh pertanian yang mendampingi kegiatan berharap hasil positif yang ditunjukkan pada demplot maupun lahan peserta dapat menjadi motivasi bagi petani lain untuk terus menerapkan budidaya yang baik dan pengendalian hama terpadu secara berkelanjutan.

Melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Hama Terpadu (SLGHP), diharapkan produktivitas dan kualitas bawang merah di Kecamatan Kunir terus meningkat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura yang berdaya saing, meningkatkan pendapatan petani, serta mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.