Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang Gelar ToT Financial Literacy Education bagi Penyuluh d

Lumajang – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Financial Literacy Education sebagai upaya meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian dan fasilitator dalam mendampingi petani, khususnya dalam aspek literasi keuangan. Kegiatan tersebut diikuti oleh para penyuluh pertanian dan fasilitator yang selama ini berperan langsung dalam pemberdayaan petani di Kabupaten Lumajang.

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta metode penyampaian materi literasi keuangan yang efektif sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan pendampingan kepada petani. Melalui pendekatan Training of Trainers, peserta diharapkan mampu menjadi agen pembelajaran yang dapat menularkan pengetahuan kepada kelompok tani di wilayah binaannya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya literasi keuangan dalam usaha tani, perencanaan dan pengelolaan keuangan rumah tangga maupun usaha pertanian, penyusunan anggaran, pengelolaan risiko, hingga teknik fasilitasi dan komunikasi yang efektif. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan berbagi pengalaman untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas penyuluh dan fasilitator menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Menurutnya, penyuluh tidak hanya berperan dalam transfer teknologi budidaya, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan petani mengelola usaha tani secara lebih produktif dan berkelanjutan.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap para penyuluh dan fasilitator mampu mendampingi petani secara lebih efektif, tidak hanya dalam aspek teknis budidaya, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan usaha tani sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Selain memperkuat kompetensi individu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring kolaborasi. Pertukaran praktik baik antarpenyuluh dan fasilitator diharapkan mampu melahirkan inovasi dalam metode pendampingan kepada petani.

Melalui penyelenggaraan Training of Trainers (ToT) Financial Literacy Education, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Dengan kapasitas pendamping yang semakin baik, diharapkan petani memperoleh akses pengetahuan yang lebih luas dalam mengelola usaha tani secara profesional, sehingga mampu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.