Lumajang – Warga sebuah perumahan di Kabupaten Lumajang mengeluhkan maraknya lalat yang mengganggu aktivitas sehari-hari dalam hampir satu pekan terakhir. Diduga, kondisi ini dipicu oleh keberadaan kandang ternak yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa jumlah lalat meningkat drastis dan sulit dikendalikan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan hingga kekhawatiran terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan.
“Sudah hampir satu minggu ini lalat sangat banyak di perumahan. Kondisinya cukup mengganggu,” ujar salah satu warga.
Keluhan tersebut sebelumnya telah dilaporkan kepada dinas terkait. Menindaklanjuti laporan warga, tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Lumajang bersama pihak desa telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi kandang yang diduga menjadi sumber masalah.
Namun demikian, warga menilai keberadaan lalat masih belum terkendali meski sidak telah dilakukan.
Menanggapi hal ini, pihak DKPP Lumajang menyatakan telah melakukan langkah awal berupa kunjungan lapangan dan pemberian rekomendasi kepada pelaku usaha peternakan.
“Sudah kami tindak lanjuti dengan kunjungan lapangan. Kami juga telah memberikan beberapa rekomendasi kepada pelaku usaha dan meminta komitmen mereka melalui surat pernyataan untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” ujar perwakilan DKPP Lumajang.
Lebih lanjut, DKPP menyebutkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan perbaikan kondisi lingkungan sesuai dengan rekomendasi yang telah diberikan.
Warga berharap adanya tindakan nyata dan cepat dari pihak terkait agar permasalahan lalat yang meresahkan ini dapat segera teratasi dan lingkungan kembali nyaman.