Lumajang, – Asriafi ATH Thaq'ariq, pemuda asal Lumajang, baru saja dinobatkan sebagai Young Ambassador Agriculture dalam sebuah acara bergengsi yang diadakan oleh Kementerian Pertanian. Penghargaan ini diberikan karena dedikasinya dalam bidang peternakan domba dan penggunaan pupuk organik yang berkelanjutan.
Setelah dinobatkan, Asriafi tidak hanya mendapatkan kehormatan, tetapi juga ditugasi untuk menjalankan berbagai peran penting. Ia akan dilibatkan dalam berbagai acara yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya sektor ini.
Selain itu, Asriafi juga dipercaya untuk menjadi pengurus di Koperasi Merah Putih, sebuah koperasi yang fokus pada pemberdayaan petani dan peternak di daerahnya. Dengan peran ini, diharapkan Asriafi dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kiprah Asriafi. Ia juga mengungkapkan rencana untuk melibatkan Asriafi dalam berbagai program pemerintah yang bertujuan mencapai swasembada pangan di Indonesia. Dengan melibatkan para generasi muda seperti Asriafi, diharapkan bisa lebih cepat mencapai tujuan tersebut.
"Saya sangat bangga bisa dipercaya untuk ikut serta dalam upaya ini. Semoga dengan kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan swasembada pangan yang lebih baik," ujar Asriafi dengan penuh semangat.
Diharapkan, melalui peran dan kontribusi Asriafi, sektor pertanian dan peternakan Indonesia dapat berkembang lebih pesat, terutama dalam aspek ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.