Bibit Kambing Ras Senduro Dilirik Jatim

Kontes kambing ras Senduro, beberapa waktu lalu, memberikan angin segar bagi para peternak. Sebab, kambing mereka bakal disiapkan dilakukan uji performance. Kemarin, Dinas Peternakan (Disnakan) Provinsi Jawa Timur meninjau langsung kesiapan tersebut.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang Siswanto mengatakan, petugas sudah melakukan pengecekan awal. Itu dilakukan pada sejumlah peternak di Kecamatan Senduro. Hal itu untuk memastikan bibit kambing ras Senduro siap diuji.

“Kami melakukan koordinasi tahap awal untuk kesiapan uji ini. Mulai administrasi, data, tempat, hingga melihat langsung kambing di kandang peternak,” katanya.

Dia menjelaskan, uji performance ini hanya ditujukan bagi ternak lokal seperti kambing ras Senduro atau ternak asli seperti sapi Madura. Namun di Lumajang, hanya dilakukan pada kambing ras Senduro. Sebab, ternak jenis ini diakui sebagai komoditas asli Lumajang, terutama di Kecamatan Senduro.

Dia menyebut ada ratusan ekor kambing yang diajukan. Harapannya, hal itu bisa mengetahui hasil uji performance lebih spesifik. “Sebenarnya yang diajukan tahun ini ada 150 ekor agar bisa dilakukan uji performance oleh Disnakan Jatim. Nanti, penilaiannya langsung dilakukan oleh mereka,” terangnya.

Penilaian itu, lanjutnya, berupa pengukuran tubuh kambing. Mulai dari berat badan, panjang, hingga tinggi badan. Selain itu, kesehatan kambing juga menjadi penilaian penting. “Nanti akan dianalisis dan dievaluasi. Apakah ada perubahan kambing, baik penurunan atau peningkatan kualitas genetiknya. Sehingga kami bisa mengetahui perkembangan kambing Senduro selama beberapa tahun ini seperti apa,” lanjutnya.

Artinya, kata dia, hasil uji performance itu bisa mengetahui kelayakan ternak kambing sesuai standar nasional Indonesia (SNI). Tentu, itu juga memastikan agar ternak di Lumajang semakin tahun menjadi semakin baik.

Oleh karena itu, di tahap awal ini, pihaknya akan menyiapkan dengan optimal. Sebab, kambing ras Senduro menjadi salah satu pilihan bagi pengembangan ketahanan pangan ke depan. “Karena kambing ini termasuk ternak kecil dan relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit seperti PMK saat ini,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

Sumber :
https://radarjember.jawapos.com/berita-lumajang/30/03/2023/bibit-kambing-ras-senduro-dilirik-jatim/2/