Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih secara langsung dalam acara Closing Ceremony Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (BEM FKH) Universitas Airlangga di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Senin (28/7/2025).
Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim pengabdian yang telah melaksanakan pelayanan kesehatan hewan di sembilan desa wilayah Kecamatan Padang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Unair ini sangat membantu masyarakat, khususnya para peternak.
“Kami, Pemerintah Kabupaten Lumajang, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR di seluruh desa Kecamatan Padang. Kegiatan ini sangat membantu, terutama dalam pelayanan di bidang peternakan dan kesehatan hewan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bunda Indah menegaskan bahwa Lumajang merupakan salah satu gudang ternak di Jawa Timur, sehingga pemerintah daerah selalu hadir dalam upaya mengatasi permasalahan yang dihadapi peternak, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, termasuk dengan dunia akademik, untuk memberikan solusi nyata kepada masyarakat.
“Untuk menanganinya kita perlu kerja sama semua pihak, termasuk akademisi melalui kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Bunda Indah juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama proses penyambutan maupun pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta menyampaikan terima kasih kepada DKPP, Camat Padang, dan seluruh Kepala Desa yang telah berperan aktif mendukung kegiatan ini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat FKH Unair 2025, Lutfan Hianata Pramana, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan pelayanan kesehatan terhadap ribuan hewan ternak maupun hewan peliharaan yang tersebar di sembilan desa di Kecamatan Padang.
“Kami melakukan pelayanan keswan pada sapi, kambing, domba, serta penanganan beberapa kasus, termasuk vaksinasi rabies dan PMK bekerja sama dengan DKPP. Berdasarkan laporan harian dari tim delegasi, total hewan yang kami tangani sebanyak 3.734 ekor, meliputi sapi, kambing, domba, anjing, kucing, dan kelinci,” jelasnya.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan total 135 orang panitia dan delegasi mahasiswa dari FKH Unair. Adapun sembilan desa yang menjadi lokasi pelayanan yakni: Desa Padang, Babakan, Merakan, Kedawung, Mojo, Bodang, Kalisemut, Tanggung, dan Barat.
Kegiatan penutupan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Bupati Lumajang berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut, menjadi contoh nyata sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ketahanan sektor peternakan di Kabupaten Lumajang. (Kominfo-Lmj/RAA)