Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang pada 8 Desember 2023 kemarin memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Tidak hanya pembeli yang mendapatkan bahan pokok murah dan terjangkau, melainkan juga bagi para pelaku UMKM, yang turut mendapatkan keuntungan lantaran produknya laris terjual.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni tersebut bekerja sama dengan Bulog Sub Divre Probolinggo, Prima Fresh Mart, PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG. Djatiroto, PT. Niki Tunggal, PT. Anugerah Semesta Abadi, dan 12 pelaku UMKM, Kelompok P2L dan petani binaan DKPP serta pegiat Durian Senduro.
Saat dimintai keterangan di sela kegiatannya, Senin (11/12/2023), Kepala Bidang Ketahanan Pangan, DKPP Kabupaten Lumajang, Noer Riana mengungkapkan, bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangka Harjalu 768 tersebut sudah berjalan lancar. Tidak hanya, komoditas bahan pangan yang terjual habis, namun sejumlah produk UMKM lokal Lumajang juga
"Alhamdulillah lancar, kalau bahan pokoknya itu habis, ada telur ayam itu kita sampai nambah pasokannya. UMKM kita juga laris manis ya, seperti kopi, durian, susu apalagi yang makanan minuman itu ramai juga," ungkapnya.
Selain itu, diungkapkan Noer Riana, bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah sudah dipadati masyarakat, bahkan sebelum dibuka secara resmi. Sejak pagi masyarakat sudah antusias memadati stand jualan. Bahkan, sejumlah bahan pokok sudah habis terjual sebelum pukul 11.00 WIB.
"Kalau dihitung dari stok yang habis terjual ya sekitar 120 Juta an, itu belum yang dari penjualan UMKMnya, biasanya kita dapat laporannya, Alhamdulillah ini sudah terlaksana dengan baik, masyarakat mendapatkan bahan pokok yang terjangkau," terang dia.
Noer Riana berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat ,sekaligus mengendalikan inflasi untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta meminimalisasi dampak gejolak kenaikan harga pangan. (Kominfo-lmj/Fd)